Visitasi Akreditasi: Upaya Awal Peningkatan Kualitas Prodi S2 Ilmu Sosial

Pada Jumat 5 Oktober 2018 lalu, bertempat di ruang 5 Gedung A FISIP UB, Prodi S2 Ilmu Sosial, FISIP, UB menerima kunjungan dari  asesor BAN-PT, yakni Dr. Nurhadi , S.Sos., M.Si. Asesor yang berasal dari Departemen Pembangunan Sosial, FISIPOL, UGM ini bertugas untuk memberikan penilaian sekaligus melihat bukti-bukti adminstratif atas kinerja prodi ini. Di saat bersamaan, hadir pula asesor BAN-PT, Prof. Dr. Susanto Zuhdi, M.Hum dari FIB, UI yang mencoba memberikan penilaian kinerja administratif di level fakultas. Kedua asesor tersebut berusaha meminta penjelasan atas berkas-berkas yang berkaitan dengan kinerja organisasi. Acara inipun diikuti secara antusias oleh beberapa dosen, dibantu oleh beberapa mahasiswa dalam menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Dalam prosesnya, Dr. Nurhadi , S.Sos., M.Si menyoroti masalah misi yang diemban oleh prodi ini. Misalnya mengapa memilih dan mengarusutamakan kewirausahaan sosial? Termasuk bagiamana implikasi-implikasi proses pembelajarannya? Dalam kesempatan tersebut, Ketua Prodi S2 Ilmu Sosial, Wawan Sobari, Ph.D. dan Ketua Jurusan Sosiologi, UB, Anif F. Chawa, Ph.D memberikan penjelasan gamblang mengenai apa itu kewirausahaan sosial dan bagaimana implikasinya pada proses pembelajaran.

Gagasan kewirausahaan sosial sebenarnya berawal dari ide sederhana yang merupakan turunan dari visi misi Universitas Brawijaya yang mengusung jargon entrepreneur university. Namun sayangnya gagasan kewirausahaan yang dikembangkan oleh UB memiliki arti yang umum, lebih ke pendekatan ekonomi. Kemudian Prodi S2 Ilmu Sosial menurunkan arah perkembangan kewirausahaan UB ke visi menjadi kewirausahaan sosial politik. Konsep yang diusung ini memiliki unsur kebaruan, seperti upaya-upaya dalam sebagai mencari kekuasaan dan inovasi dalam pemerintahan.

Dalam kesempatan lain, asesor juga menyoroti keberadaan laboratorium terpadu yang berbasis big data. Bagi Dr. Nurhadi, S.Sos., M.Si penggunaan big data dalam riset ilmu sosial masih relatif baru di Indonesia. Apa yang telah dilakukan oleh FISIP UB merupakan terobosan penting dalam tradisi penelitian ilmu sosial di Indonesia. Namun demikian, proses diskusi antara asesor dan tiap komponen Prodi S2 Ilmu sosial mendorong terjadinya proses peningkatan kualitas kinerja organisasi ini.