Partisipasi Lutfi Amiruddin dalam Transforming Development and Disaster Risk in Asia

Sebagai bagian dari kegiatan akademik di bidang kajian Pengurangan Risiko Bencana, Lutfi Amiruddin berpartisipasi dalam forum bertemakan Transforming Development and Disaster Risk in Asia pada 10-11 Oktober 2018 di Bangkok Thailand . Kahadirannya merupakan undangan dari acara yang diselenggarakan oleh Center of Excellence -Transforming Development and Disaster Risk (ICoE-TDDR) yang merupakan kerja sama dari beberapa lembaga riset dan penanganan bencana dari berbagai negara speerti Stockholm Environment Initiative (SEI), Initiative on Transforming Development and Disaster Risk (TDDR), Asian Disaster Preparedness Center (ADPC), dan Center of Social Development Scinece (CSDS) Chulalongkorn University, dan  Integrated Risk on Disaster Risk (IRDR).

Pertemuan ini didasari oleh pandangan bahwa proses pembangunan dan risiko bencana terkait erat – paparan risiko bencana, kerentanan dan ketahanan orang dan aset semuanya dibentuk oleh proses pembangunan. Transformasi semakin dipahami perlu untuk bergerak dari pola pembangunan saat ini yang meningkatkan, menciptakan atau mendistribusikan risiko secara tidak adil. Maka diperlukan gagasan untuk menciptakan pembangunan yang lebih adil, tangguh dan berkelanjutan.

Dalam forum ini, Lutfi mengusulkan poin penting dalam kajian kebencanaan, seperti forum perlu memperluas perspektif, tak hanya bencana alam, melainkan juga bencana yang sifatnya teknologis. Sebab, hal ini terkait erat dengan proses pembangunan yang melibatkan entitas teknologi yang juga memiliki risiko tersediri. Gagasan ini didasarkan pada bencana luapan lumpur Lapindo di Sidoarjo Jawa Timur. Model bencana ini memiliki model penanganan yang berbeda, yang juga melahirkan resiliensi penyintasnya yang berbeda pula. Usulan ini rencananya akan menjadi bagian pada forum di tahun mendatang.

Diskusi terfokus yang membahas masalah kehidupan pasca bencana