Praktikum Sosiologi Desa-Kota Mahasiswa Sosiologi UB

Dalam rangka mengasah kemampuan penelitian lapangan, sejumlah mahasiswa Sosiologi UB peserta Mata Kuliah Sosiologi Desa-Kota mengikuti praktikum lapangan pada 9 – 12 November 2017 lalu. Mahasiswa dari tiga kelas, dengan jumlah sekitar 150 orang, disebar di beberapa desa di Kecamatan Karangploso, seperti Girimoyo (Dusun Genengan, Dusun Ngambon, Dusun Karangploso), Desa Kepuharjo (Dusun Wringinanom, Dusun Karangploso Wetan, Dusun Kepuh Utara, Dusun Kepuh Selatan, Dusun Turi Rejo, Dusun Klasih), Desa Ngijo (Dusun Kagrengan, Dusun Ngijo Krajan, Dusun Leses, Dusun Kedawung, Dusun Takeran, Dusun Kendalsari).

Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mampu mengidentifikasi fenomena sosial pada masyarakat yang bercorak peri-urban, yang ditandai dengan bercampurnya nilai kekotaan, dan kedesaan di ruang sosial yang sama. Karena Kecamatan Karangploso berbatasan langsung dengan wilayah Kota Malang, maka hal ini dimungkinkan terjadi. Mahasiswa belajar isu pembangunan berkelanjutan, dengan mempraktekkan penggunaan metode kuantitatif dengan menggunakan indikator Indeks Desa Membangun (IDM).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memotret fenomena kehidupan sosial warga peri urban, sekaligus mengukur dampak dari proses pembangunan desa yang telah dijalankan pemerintah. Dengan demikian, mahasiswa dapat melihat potensi sekaligus masalah yang dihadapi oleh pihak pemerintah dan warga desa. Selanjutnya dari pemetaan potensi dan masalah tesebut, dapat ditindaklanjuti dengan program-program pemberdayaan mayarakat.