Skip to content

Kuliah Tamu “Muslim Women Activist and Question of Agency”

Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UB Malang telah melaksanakan kegiatan kuliah tamu pada Selasa, 22 Januari 2013 pukul 10.00-12.00 WIB di Lantai 7 Gedung A FISIP. Kuliah tamu ini mengambil judul “Muslim Women Activist and Question of Agency” dengan pemateri Rachel Rinaldo, P.hD seorang peneliti bidang gender dan agama Universitas Virginia, Amerika Serikat . Selain itu, juga menghadirkan Siti Kholifah, P.hD dosen jurusan Sosiologi Universitas Brawijaya.

Pada kuliah tamu tersebut dipaparkan hasil penelitian kedua pemateri. Rachel Rinaldo, P.hD menjelaskan hasil penelitian mengenai Mobilizing Piety: Islam and Feminism in Indonesia yang banyak memberikan penjelasan tentang bagaimana hak-hak dan tanggapan wanita di Indonesia mengenai aktivis wanita muslim serta dampaknya pada skala yang lebih luas. Dalam penelitiannya yang dilakukan selama 16 bulan di empat organisasi wanita muslim, yaitu Fatayat NU, Rahima, Solidaritas Perempuan, dan Prosperous Justice Party (PKS) menjelaskan bawa beberapa organisasi muslim wanita seperti Fatayat NU, memiliki tradisi kajian dan melakukan kajian interpretasi teks yang membawa semangat hak asasi manusia, keseimbangan hak perempuan dan laki-laki, serta pluralisme. Dalam pemaparannya tersebut  juga dijelaskan mengenai beberapa teknik yang dilakukan untuk penelurusan dan pengambilan data. Untuk penelusuran data menggunakan metode observasi, berinteraksi langsung dan berbincang dengan aktivis perempuan serta berpartisipasi dalam semua kegiatannya.

Rinaldo

Pemateri Rachel Rinaldo, P.hD seorang peneliti bidang gender dan agama Universitas Virginia, Amerika Serikat. dan Siti Kholifah, P.hD dosen jurusan Sosiologi Universitas Brawijaya dengan Moderator Lutfi Amiruddin, M.Sc.

Dalam kesempatan yang sama, Siti Kholifah, P.hD salah seorang dosen Sosiologi Universitas Brawijaya juga memaparkan hasil penelitian dengan judul “Muslim Feminist as Agent of Change in Pesantren”. Penelitian tersebut bertujuan menjelaskan perkembangan feminis muslim pesantren, strategi feminis muslim di pesantren, menginvestigasi hambatan-hambatan yang dihadapi feminis muslim dan mempertimbangkan hubungan struktur patriarkhi dan interpretasi agama (Islam) yang bias gender. Hasil penelitian menerangkan bahwa feminis muslim di pesantren tidak mau dianggap sama dengan konteks muslim feminis Indonesia. Mereka membangun identitasnya sendiri mengenai feminis muslim. Tokoh wanita muslim mulai mengembangkan dan memberikan pengertian kesadaran gender pada kelas-kelas di pesantren. Dalam konteks yang lebih luas lagi, diharapkan bahwa dengan diinisiasi kesadaran baru tersebut, para murid di pesantren dapat menginterpretasi sebuah kitab yang tidak bias terhadap gender. Dijelaskan dengan lebih mendetail, lokasi penelitian di pilih di tiga tempat, yaitu: As- Saidiyyah 2 pesantren di Jombang sebagai pesantren modern, Nurul Huda di Singosari, dan Mu’allimiin Mu’allimaat di Yogyakarta.

Rinaldo 2

Peserta Diskusi

Rinaldo 3

Kuliah tamu ini dihadiri oleh 60 orang terdiri dari mahasiswa jurusan Sosiologi, akademisi serta aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Dalam pemaparan tersebut, terdapat sesi diskusi yang disambut antusias oleh para peserta. Dengan 2 sesi pertanyaan yang diajukan oleh moderator, terdapat 6 peserta diskusi mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Titi Fitrianita, salah peserta yang hadir bertanya tentang bagaimana implikasi penelitian dari pengambilan lokasi yang berbeda pada penelitian yang dilakukan oleh narasumber kedua. Dalam penjelasan dalam diskusi tersebut diketahui bahwa pemilihan lokasi memberikan hasil yang berbeda. Tiap lokasi memiliki peraturan dan kurikulum yang berbeda, serta nilai-nilai gender yang dikembangkan juga berbeda sehingga menarik untuk dilakukan perbandingan. Kesimpulan dari kuliah tamu tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan mengenai pengetahuan gender serta menciptakan kesetaraan gender guna mewujudkan masayarakat yang egaliter dan masa depan yang lebih baik dan damai.

Download Muslim Women Activist-Rinaldo

Download Moslem Feminist as Agent of Change in Pesantren-Kholifah

Department of Sociology Brawijaya University

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Back To Top